Mahasiswi PBSI Mengajar BIPA di Thammasat University, Thailand

Sabtu, 31/8/19 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) pertama kali mengirim tiga orang mahasiswi semester III untuk mengajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) di kampus Thammasat University, Thailand. Tiga mahasiswi tersebut Utari Rahayu, Muhana Nurkhalishah dan Nisa Yulianti. mereka akan berada di kampus Thammasat Thailand selama bulan September 2019. Program pengiriman mahasiswa untuk menjadi instruktur BIPA di kampus luar negeri merupakan rangkaian agenda besar Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Universitas Hamzanwadi. Program pengiriman ini sudah diagendakan sejak 10 tahun yang lalu. Hal tersebut senada dengan pernyataan Wakil Rektor I, bidang akademik Universitas Hamzanwadi, Dr. H. Khirjan Nahdi, M.Hum., ketika acara pelepasan berlangsung. "kegiatan ini merupakan program jangka panjang Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia secara khusus dan visi misi Universitas Hamzanwadi secara umum sesuai dengan visi misi Universitas menjadi universitas yang berdaya saing pada kancah Nasional dan Internasional, dan BIPA dalam hal ini menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan agenda besar tersebut". Hal senada juga disampaikan oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Herman Wijaya, M.Pd., bahwa PBSI akan menjadi Prodi pertama di Nusa Tenggara Barat yang mengirimkan mahasiswa sebagai Instruktur Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing di Luar Negeri. Oleh sebab itu, beberapa program dan kegiatan telah kita persiapan untuk menunjang kualifikasi mahasiswa yang akan menjadi instruktur BIPA di kampus Luar Negeri". Tiga mahasiswi tersebut adalah mahasiswi yang sudah disaring sejak awal sebagai delegasi pertama untuk mengajar BIPA di Thammasat University, Thailand. ketiga mahasiswi tersebut sudah dibekali dengan skill metode dan strategi pengajaran BIPA serta materi pengetahuan lintas budaya (Cross Culture Understanding) negara Thailand, juga beberapa materi teknis seperti penguasaan transliterasi dan interpretasi budaya yang juga sangat dibutuhkan ketika mereka sudah berada di kampus Thailand. Mahasiswa yang dikirim ke Thammasat University, Thailand direncanakan akan mengajar BIPA di kalangan mahasiswa pada jurusan Bahasa Indonesia. Selain itu, ada beberapa kegiatan tambahan yang akan dilaksanakan selain mengajar BIPA di kampus Thammasat, akan tetapi mereka juga akan berbagi ilmu tentang Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia di kalangan madrasah yang bernaung di bawah pondok pesantren di Thailand. Pengiriman ketiga mahasiswa ini menjadi pilot program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Hamzanwadi. ketiga mahasiswa tersebut diharapkan mampu melaksanakan tugas mereka semaksimal mungkin dan mampu mengharumkan nama baik Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Universitas Hamzanwadi.